Mohon maaf, selama Bulan Ramadhan, toko online RumahBunda Libur (Tutup), Buka kembali insyaallah tanggal 5 Syawwal 1438 H (29 Juni 2017)

BABY SKIN : PERAWATAN KULIT BAYI BARU LAHIR

Apa yang Anda rasakan saat menyentuh kulit bayi yang baru lahir? Lembut, halus, sedikit berkeriput (keriput bayi), dan sangat sensitif. Ya, sensitivitas kulit bayi yang baru lahir memang sangat tinggi. Itulah mengapa kulit bayi sering kali mudah iritasi, lecet, dan kekeringan. Salah deterjen, pewangi, atau produk perawatan bayi bisa berakibat fatal untuk kesehatan kulitnya.

Biasanya, bayi yang baru lahir akan memiliki keriput-keriput pada kulitnya yang sering kita sebut dengan vernix. Tidak perlu terburu-buru menggosoknya, atau banyak-banyak mengoleskan krim dan lotion untuknya, karena lapisan kulit tersebut nantinya akan lepas sendiri setelah minggu pertama sesudah kelahiran si kecil.

Berikut beberapa tips merawat kulit bayi yang dapat kami berikan untuk Anda:

Jangan terlalu banyak menggunakan produk bayi pada bulan pertama. Secukupnya saja. Misalnya, minyak telon dan sabun bayi. Itupun harus dipilih yang benar-benar lembut dan aman dari iritasi. Jika kulit bayi mengalami iritasi karena pakaian, atau keringatnya berlebih, gunakan minyak zaitun. Kenapa begitu? Karena pada bulan pertama, sistem kekebalan tubuh bayi sedang berkembang.

Cuci pakaian bayi sebelum dipakaikan. Dengan maksud, jangan langsung memakaikan baju bayi yang baru saja dibeli atau diberikan dari orang lain. Usahakan untuk menggunakan detergen dan pewangi khusus untuk pakaian bayi. Itu lebih aman untuk menjamin kulit bayi terhindar dari iritasi. Lebih baik lagi, pisahkan pakaian bayi dengan pakaian lain saat mencuci.

Jangan mandikan bayi terlalu sering. Terlalu sering memandikan bayi justru akan menghilangkan minyak alami yang ada pada kulit bayi. Akhirnya, kulit bayi menjadi mudah alergi.

Gunakan spons lembut. Membersihkan bayi dengan mengelap tubuhnya menggunakan spons lembut sudah cukup bersih baginya. Bayi tidak seperti kita yang melakukan kegiatan-kegiatan fisik yang keras. Mengganti popoknya saat mengompol dan pup, kemudian mengelap badannya dengan air hangat itu sudah cukup.

Gunakan sedikit lotion saja untuk kulit kering. Hanya sedikit lotion untuk melembabkan kulitnya yang kering itu sudah cukup.

Hindari pemakaian tisu bayi. Biasanya, tisu bayi mengandung alkohol, itu bisa mengakibatkan kulit malah teriritasi dan kering.

Pastikan kulit bayi benar-benar kering sebelum memakaikannya popok dan baju baru. Sebisa mungkin, jangan taburi pantatnya dengan bedak, karena itu justru mengakibatkan jamur.

Konsultasikan segera pada dokter anak jika Anda ragu atau bayi Anda mengalami masalah yang berarti dengan kulitnya.

Nah, bagaimana? Sudah jelas, bukan? Selamat menikmati menjadi ibu!

 

Gambar :¬†http://cf.ltkcdn.net/baby/images/std/4043-367×425-Baby_skin.jpg

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *