Mohon maaf, selama Bulan Ramadhan, toko online RumahBunda Libur (Tutup), Buka kembali insyaallah tanggal 5 Syawwal 1438 H (29 Juni 2017)

TIPS CEPAT MENGATASI ANAK DEMAM

Ketika anak demam, bunda dan ayah pasti akan merasa sangat khawatir atau bahkan panik. Apalagi jika sebelumnya tidak terlihat ada tanda-tanda anak sakit. Pastilah kita akan terkaget-kaget saat menjumpai perubahan pada suhu tubuhnya.

Bunda, demam sesungguhnya bukanlah penyakit. Demam adalah gejala yang muncul karena ada “sesuatu” yang terjadi pada tubuh kita. Demam muncul karena disengaja oleh tubuh sebagai upaya tubuh kita menyingkirkan infeksi. Jadi, ini normal dan jangan terburu-buru untuk memberikan antibiotik atau melarikannya ke rumah sakit. Yang terpenting, cari tahu dulu apa penyebab anak demam.

Beberapa penyebab demam pada anak, di antaranya :

  1. Infeksi dalam tubuh (bisa karena bakteri ataupun virus)
  2. Peradangan
  3. Pertumbuhan gigi
  4. Efek samping imunisasi
  5. dll

Cara cepat mengatasi demam :

  • Minum air yang banyak. Demam dapat menyebabkan dehidrasi, sehingga penderita demam disarankan untuk minum air yang banyak. Air putih adalah yang terbaik. Dan ASI adalah yang terbaik bagi bayi.
  • Senantiasa rutin mengontrol suhu tubuh anak. Jangan lupa untuk selalu sedia termometer di rumah ya, Bunda.
  • Kompres dengan air hangat. Ketika anak terlihat tidak nyaman, pernah kejang demam atau ada riwayat kejang demam, anak muntah terus sehingga obat tidak masuk atau tidak ada air yang masuk, maka berikan kompres dengan air hangat. Boleh menggunakan handuk yang dibasahi dengan air hangat atau langsung masukkan anak ke dalam ember berisi air hangat.
  • Pijat dengan kayu putih dan parutan bawang merah.
  • Berikan obat penurun panas hanya jika perlu. Jika masih bisa diatasi dengan banyak minum air dan kompres, cukupkan dengan itu saja tanpa bermudah-mudah memberikan antibiotik pada anak. Air madu dan propolis juga in syaa Allah bisa membantu meredakan demam pada anak.
  • Jika dalam 3 hari suhu tubuh anak tidak kunjung mereda, segera bawa ke dokter.

 

Semoga bermanfaat.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *