ASYIK DAN SERUNYA BELAJAR DENGAN FLASHCARD

flashcards

Tidak semua anak senang membaca buku. Bukan berarti mereka malas atau bodoh. Bukan. Tetapi, minat setiap anak tidak selalu sama. Beberapa anak jenius bahkan tidak perlu terlalu banyak membaca buku untuk menjadi juara di sekolah.

Flashcard adalah salah satu alternatif dan cara paling mudah untuk belajar dan mendapatkan informasi baru. Metode dengan flashcard ini banyak digunakan oleh para pakar pendidikan seperti Glenn Doman dan Montessori untuk membantu anak-anak dalam belajar bahkan sejak usia bayi. Dalam flashcard, isi buku sudah dipreteli dan diringkas sedemikian rupa sehingga anak-anak begitu mudah belajar hanya dengan cantolan-cantolannya saja. Dan biasanya, dengan menggunakan metode ini anak-anak menjadi mudah menghafal dan tidak gampang hilang dibandingkan jika mereka harus membaca buku yang tebal.

Segala informasi dalam buku dapat diringkas seringkas mungkin sehingga mudah dihafal dan dimengerti anak-anak, namun mereka dapat mengingatnya dalam jangka panjang.Metode flashcard ini dapat digunakan dimana saja. Baik itu di rumah maupun di sekolah. Yang jelas, belajar menjadi lebih fun! Dan jika anak-anak sudah mulai merasa enjoy dalam belajar, maka keberhasilan dalam belajar pun menjadi lebih mudah dicapai.

1. Flashcard Matematika.

Contoh flashcard ini cukup banyak dijumpai. Ada metode Glenn Doman dengan dot card dan numer card-nya yang didominasi warna merah, sebagai pengenalan fakta dan angka. Ada pula kartu-kartu matematika lain, seperti misalnya kartu penjumlahan, kartu bilangan, dsb.

2. Flashcard membaca.

Contoh flashcard ini banyak sekali. Glenn Doman dan Montessori adalah yang paling sering digunakan. Dalam flashcard ini, anak-anak belajar membaca melalui kosakata, suku kata, dan belajar mengenal benda-benda melalui gambar. Flashcard ini juga dapat ditambahi dengan kamus bahasa asing.

3. Flashcard sejarah dan sosial.

Flashcard seperti ini biasanya berisi gambar seorang tokoh dan namanya. Di bagian belakang kartu, ada sedikit informasi penting tentang tokoh tersebut sebagai cantolan untuk mengingatnya.

4. Flashcard sains.

Hampir sama dengan contoh flashcard sejarah, flashcard sains biasanya berisi rumus-rumus tertentu dan sedikit keterangan tentang sebuah penemuan tertentu sebagai cantolannya.

5. Flashcard hijaiyah.

Flashcard ini sering digunakan untuk membantu anak-anak dalam belajar membaca Al-Qur’an, juga sebagai sarana untuk belajar bahasa Arab. Di balik kartu biasanya ada gambar-gambar dengan kosakata bahasa Arab dan Inggris, agar anak-anak mudah dan senang belajar bahasa Arab dan Inggris.

 

ANDA KESULITAN MEMBUAT FLASHCARD SENDIRI ?

Bila Anda merasa kesulitan dan repot untuk membuat flashcard sendiri untuk si kecil, kini Rumah Bunda menyediakan flashcard yang dapat Anda pesan tanpa harus repot menggunting, menempel, atau memotong kertas sendiri.

Hubungi kami di: 0857 1299 3002 – Icha (SMS/Telp/Whatsapp)

Hari dan jam kerja :

  • Senin s/d Jum’at : jam 9.00 am – 5.00 pm
  • Sabtu & Ahad : LIBUR / OFFLINE

Di luar hari dan jam kerja kami tidak dapat melayani SMS/Telp/Whatsapp.

FLASHCARD INI HANYA UNTUK KALANGAN SENDIRI

3 comments

  1. um fathab says:

    anak saya sdh sy pkenalkan dg flashcard tp sprtny lama2 mrk mrs jenuh dan jd g phatian lg g fokus.kira2 gmn solusina ya????

    • bunda says:

      anak bosan dan jenuh itu biasa. terlebih kalau suasana atau kondisinya monoton, atau mereka type anak-anak yg kinestetik. ibu atau pendidik yg harus pintar2 mencari berbagai celah untuk mengajarkannya. namun yg utama adalah, kita harus bisa mengkondisikan saat belajar. kalau anak terlihat bosan dan jenuh, jgn dipaksakan. buat suasana menjadi ceria dulu, baru memulai belajar lagi. kemudian, dilihat juga dari usia anak dan type anak. bisa jadi, anak ini lebih suka belajar dengan flashcard bergambar, atau metode belajar yg lain…
      Jangan menyerah ya…

Leave a Reply