Yahoo Messenger Facebook twitter rss feed
langsing alami dengan singset wsp

TAHAPAN MENGAJARKAN MEMBACA PADA ANAK

Aug 05, 11 TAHAPAN MENGAJARKAN MEMBACA PADA ANAK

Sebagai orangtua, kita tidak bisa (dan sebaiknya tidak) memaksakan anak untuk belajar tanpa melihat dan mengukur kemampuan dan juga berdasarkan usianya. Anak-anak di usia dini, meskipun mereka cerdas dan punya kemampuan baik, tetap saja kita perlu menimbang usia mereka. Jangan sampai kita membuat mereka tidak enjoy, tertekan, bahkan akhirnya tidak mau belajar.

Berikut ini adalah beberapa tahapan dalam mengajarkan membaca pada anak, yang disesuaikan dengan tingkatan usianya.

I. Usia 0 – 1 tahun

Seperti yang pernah saya ulas pada artikel-artikel sebelumnya, sejak mulai usia 0 tahun, bayi sudah mulai bisa kita ajari membaca. Namun, ada yang perlu kita tekankan disini, bahwa kita mengajari mereka membaca ini dengan tujuan mengaktifkan otak mereka sehingga dapat berkembang secara optimal. Bukan dalam artian mereka harus dapat membaca dan melafalkannya seperti anak-anak di usia yang lebih tua.

Pada usia ini, kita harus menyesuaikan dengan kondisi bayi. Pembelajaran harus dilakukan saat bayi dalam kondisi relaks dan tenang. Bisa juga dilakukan saat menemaninya bermain-main.

a. Membacakan buku-buku cerita atau ensiklopedi bergambar, dengan kata-kata yang mudah dan sederhana, juga dengan mimik atau intonasi yang menarik. Usahakan untuk menggunakan buku yang lembarannya tebal, tahan air, dan tidak mudah robek. Karena di usia ini anak-anak gemar sekali menggigit dan merobek apa saja. Jangan lupa untuk memberikan kesempatan pada anak untuk memegang dan membolak-balik bukunya.

b. Menggunakan flashcard matematika fakta untuk membantu mengaktifkan dan merangsang perkembangan otaknya secara maksimal. Untuk metode ini, saya sudah pernah mengulas caranya di artikel sebelumnya.

c. Menggunakan buku-buku dari bahan kain atau flanel yang dijahit. Bisa disusun khusus untuk angka, untuk huruf, atau untuk nama-nama buah ataupun yang lainnya.

 

II. Usia 1 – 3 tahun

Anak-anak di usia ini mulai perhatian secara penuh dengan gambar-gambar dan permainan warna, serta telah mampu menangkap kata-kata yang lebih banyak.

a. Menggunakan flashcard dan mulai mengajarkan huruf-huruf dasar serta suku kata. Anda dapat menggunakan kartu montessori untuk mengajarkannya. Jangan lupa, huruf-huruf yang tertulis pada kartu Anda semuanya harus dengan huruf kecil, bukan huruf kapital. Untuk awalan, ajarkan dulu huruf vokal (a i u e o), baru huruf konsonan dengan suku kata (ba bi bu be beo, dst)

b. Membuat tempelan di dinding dengan berbagai tulisan dan angka. Bisa menggunakan kalender bekas, karton, dsb.

c. Jangan lupa untuk menyediakan kertas dan pensil atau krayon untuk mengajaknya belajar menulis. Anak-anak di usia ini sudah diharapkan dapat mencoret-coret kertas.

 

III. Usia 3 – 4 tahun

Ketika kita sudah efektif mengajaknya belajar membaca sejak usia sebelumnya, maka anak-anak usia ini akan mudah sekali diajak belajar. Bahkan tak jarang mereka akan mengambil buku atau kartu membacanya sendiri.

a. Gunakan buku bergambar, tapi dengan kata-kata yang sedikit. Kita bisa memintanya menceritakan apa yang ia lihat pada isi buku tersebut.

b. Ketika anak sudah menghafalkan huruf-huruf vokal dan konsonan dengan baik, maka tahap selanjutnya bisa dilanjutkan dengan kartu membaca per kata dengan kata-kata yang paling dekat dengan anak. Seperti ayah, ibu, mama, papa, kakak, adik, dsb.

c. Jangan lupa untuk menyediakan kertas dan pensil atau krayon untuk mengajaknya belajar menulis. Anak-anak di usia ini sudah diharapkan dapat mulai nyaman dalam memegang pensil mereka dan menuliskan bentuk-bentuk dasar seperti garis lurus, mendatar, dsb.

 

IV. Usia 4 – 5 tahun

Usia ini efektif belajar sudah mulai harus digalakkan. Dan fokusnya adalah anak-anak sudah harus dapat mulai membaca dengan buku khusus membaca, bukan lagi dengan kartu yang tulisannya besar-besar.

Di usia ini pula, anak-anak seharusnya sudah mulai dapat memegang pensil dengan benar, dan mulai dapat meniru tulisan yang dicontohkan.

Kita juga harus terus memotivasi mereka untuk rajin membaca, dengan menyediakan buku-buku atau majalah yang disukainya.

5 Comments

  1. bagaimana mengatasi anak di tahapan usia 4-5 tahun yang belum mau jika diajak belajar membaca ataupun menulis. walaupun kita sudah menerapkan beberapa cara belajar membaca seperti yang telah diuraikan dalam artikel. Jika belajar sambil bermainpun cuma bertahan beberapa menit saja.terimakasih

    • bunda /

      Mba Viro, mungkin bisa dicari tahu terlebih dahulu sebab-sebab mengapa anak tidak mau belajar. Bisa jadi kondisi anak kurang fit, atau suasana belajar tidak mendukung, atau bisa jadi dari tata cara mengajarnya. Masing-masing anak memang punya gaya belajarnya sendiri-sendiri. Kita yang harus pintar-pintar menyiasatinya.

  2. tx bunda ats infonya,,

  3. Indah Mawarni /

    iya bener banget tu…anak saya shakti skrg usianya 3 thn 9 bln (homeschooling) dah hafal semua huruf2, huruf vocal jg sudah, sekarang lg mulai belajar suku kata…tp terkadang masih lupa bentuk huruf kecinya..bener2 kita harus bisa mensyiasati minat belajar anak.

  4. astuti /

    Assalamu’alaikum bunda.anak saya berumur 6,3 tahun,sekarang duduk dikelas TK 0 besar.Dulu anak saya anak yang pemberani,berangkat diantar dan pulang dijemput,tidak ada yang namanya ditungguin disekolah.Tapi dah beberapa minggu ini anak saya mogok,dianter sekolah eh ikut pulang lagi,akhirnya sekarang anakku ga mau sekolah kalo ga ditungguin didalam kelas.pokoknya ibunya ga boleh kemana-mana,mau ke belakang aja anaknya ngikutin,ga peduli sama omongan gurunya.Ditanya kenapa kok kamu jadi begini? jawab anakku ada yang nakal,kadang jawabnya takut ditinggal ibu pergi.bagaimana pandangan bunda tentang anakku ini?kadang buat aku stress sebab dia msh punya adik 2 yang salah satunya masih butuh ASI yang ditinggal dirumah..

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>