Mohon maaf, selama Bulan Ramadhan, toko online RumahBunda Libur (Tutup), Buka kembali insyaallah tanggal 5 Syawwal 1438 H (29 Juni 2017)

GAME SAINS : LABUHKAN KAPAL

Akhir-akhir ini saya banyak terinspirasi dari buku seri Ilmuwan Cilik-nya Lisa Burke (penerbit Tiga Ananda). Alifa pun juga senang dengan buku seri ini. Maka kami pun mengadakan diskusi kecil, tentang apa yang ingin kami coba terlebih dahulu. Dan Alifa pun memilih : Labuhkan Kapal ! (Ilmuwan Cilik Bermain Air, Lisa Burke, Tiga Ananda hal. 6). Oke…kami pun mempersiapkan bahan dan peralatan untuk percobaan sains ini.

Alat dan bahan :

  • sebaskom air (untuk masing-masing anak)
  • plastisin / malam mainan
  • benda-benda kecil lain semisal batu kecil, sendok, penjepit kertas, piring kertas, cup plastik, dll

Saya menyarankan untuk memilih plastisin atau malam mainan dengan kualitas bagus agar tidak mudah rusak saat dimasukkan ke dalam air. Kualitas plastisin yang  bagus juga cukup berpengaruh dalam proses membentuknya. Tidak jarang kan, ada plastisin yang adonannya sangat susah untuk dibentuk-bentuk, atau bahkan mudah remuk. Jadi, cari yang adonannya liat. Kalau perlu, bisa buat sendiri lho!

labuhkan-kapal

Nah, bagaimana cara bermainnya?

  1. Ajari dan minta anak-anak untuk membuat bola-bola berbagai ukuran dari plastisin. Lalu, coba masukkan ke dalam baskom air. Tanyakan pada anak-anak, apakah bola-bola itu terapung atau tenggelam?
  2. Kemudian, ajari dan minta anak untuk membuat kapal-kapalan dari plastisin. Bentuknya tidak harus sama persis. Boleh berupa mangkuk, kapal agak lonjong, dan lain sebagainya. Lalu, coba masukkan perlahan ke dalam baskom air. Tanyakan pada anak, apakah kapal-kapalan ini terapung atau tenggelam?
  3. Angkat dan keringkan plastisin. Lalu, ajari dan minta anak untuk memasukkan benda-benda lain seperti batu kecil, penjepit kertas, dll. Tanyakanlah hal yang sama.
  4. Minta anak untuk menyebutkan apa saja yang terapung dan apa saja yang tenggelam.

Dari percobaan kami, bola-bola plastisin akan langsung tenggelam ketika dimasukkan dalam air. Sedangkan kapal-kapalan plastisin dapat mengapung, meski beberapa ada yang kemudian ikut tenggelam setelah beberapa waktu, tergantung bentuknya.

Untuk anak seusia Alifa, umumnya penjelasan ilmiah belum terlalu dapat dipahami dengan baik. Dan sebenarnya, tujuan utama percobaan sains sederhana ini adalah untuk memperkenalkan konsep “apa yang terjadi dalam percobaan sains sederhana” yakni mengapung atau tenggelam. Jadi, saya biarkan anak-anak mencoba beberapa benda lain agar mereka faham tentang “ini mengapung” dan “itu tenggelam”.

Sedangkan untuk anak yang usianya lebih tua, penjelasan ilmiah tentu diperlukan. Jawabannya adalah : kapal-kapalan bisa mengapung karena ada ruang untuk udara, sehingga lebih ringan. Sedangkan bola plastisin, batu, tidak terdapat ruang untuk udara sehingga tidak dapat memindahkan air di sekitarnya. Jadi, bola plastisin dan batu tenggelam.

Percobaan sains ini bermanfaat untuk mengasah kemampuan kognitif anak, melatih motorik halus, serta kemampuan menceritakan sesuatu secara sederhana.

Semoga bermanfaat !

 

 

Sumber :

  • Ilmuwan Cilik Bermain Air, Lisa Burke, Penerbit Tiga Ananda.
  • Sains di Sekitarmu : Gelembung di Kamar Mandi, Susan Martineau, Penerbit Cerdas Interaktif.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *