GAME SERU : KOTAK SKOR

Apakah putra-putri Anda suka bermain kelereng? Hmm…untuk sebagian besar anak laki-laki, pasti menyukainya. Namun, tak jarang anak-anak balita perempuan pun juga menyukainya, seperti putri saya. Nah, sambil mengisi waktu luang mereka, tak ada salahnya mengajak mereka bermain kelereng. Biasanya saya menggunakan kelereng untuk latihan berhitung anak saya dan anak-anak di klub. Dan kali ini, games yang kami mainkan adalah kotak skor!

Games kotak skor ini bisa dimainkan oleh beberapa anak. Ini adalah permainan tantangan bagi putra-putri Anda dengan cara menembakkan kelereng ke dalam celah untuk mendapatkan skor tertinggi. Permainan ini juga bisa membantu anak-anak untuk berkonsentrasi dan fokus agar dapat memasukkan kelereng tepat di celahnya.

kotak-skor1

Alat dan bahan : 

  • Kardus ukuran sedang, seperti kotak sepatu
  • Gunting
  • Kertas warna
  • Spidol
  • Lem
  • Kelereng

Cara membuat kotak skor : 

  1. Gunting salah satu sisi kotak Anda, sehingga ada bagian terbuka di salah satu sisinya yang nanti akan diletakkan dibagian bawah.
  2. Lapisi kotak dengan kertas warna.
  3. Buatlah 5 celah berbentuk segitiga atau persegi di salah satu sisinya sebagai pintu masuk kelereng. (Lihat gambar)
  4. Berikan nomor pada setiap celah dengan menggunakan spidol, seperti contoh pada gambar. Kotak skor kita sudah jadi.

kotak-skor2

Setelah kotak skor jadi, maka persiapkanlah arena bermain kelereng. Set kotak skor di lantai dan tentukan garis startnya. Tentunya, jaraknya harus disesuaikan dengan usia anak. Untuk usia 3 tahunan seperti Alifa, saya hanya memberi jarak maksimal 90 cm dari garis start.

Tembakkan kelereng pada garis start, dan catat skornya sesuai dengan nomor pada celah bila ada kelereng yang masuk. Lakukan secara bergiliran, masing-masing anak 5 kelereng dan ulangi dari awal sampai kelereng mereka habis. Untuk balita, akan seru bila ada hadiah kecil untuk yang mendapatkan skor tertinggi.

Selamat mencoba !

 

Sumber : http://spoonful.com/family-fun/box-scores  dengan alih bahasa dan pengembangan dari Rumah Bunda.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *