MENIMBANG NUTRISI DARI WARNA MAKANAN

Warna-warni pada beragam jenis makanan yang kita konsumsi ternyata menjadi lambang dari nutrisi atau kandungan gizi dari makanan tersebut. Siapa sangka, ternyata berbeda warna, berbeda pula kandungan nutrisinya. Bahkan menurut Dr. David Heber, salah seorang pakar diet dan nutrisi di Universitas California, warna makanan yang dikonsumsi oleh seseorang ternyata memiliki pengaruh terhadap keberhasilan dietnya.

Nah, berikut ini adalah panduan menimbang nutrisi makanan sesuai dengan warna makanannya:

1. Hijau

Contoh sumber makanan : bayam, kangkung, brokoli, seledri, kacang hijau, melon, alpukat, kiwi, dsb. 

Kandungan nutrisi : kaya akan antioksidan, vitamin, asam folat, klorofil,  sulforaphane, isothiocyanate, dan indoles.  Sayuran dan buah-buahan berwarna hijau ini berfungsi untuk menghasilkan energi, mencegah anemia, memperkuat daya tahan tubuh, menenangkan otak, menangkal radikal bebas, dan mencegah kanker.

2. Merah

Contoh sumber makanan : semangka, tomat, bayam merah, cabai, apel merah, bawang merah, paprika merah, ceri, delima, dsb.

Kandungan nutrisi : warna merah pada sayur dan buah di atas disebabkan karena adanya pigmen alami tumbuhan yang disebut dengan likopen dan antosianin. Likopen merupakan zat yang dapat membantu mencegah kanker dan radikal bebas. Selain itu, sayur dan buah merah juga mengandung vitamin A dan E yang sangat banyak.

3. Kuning dan orange

Contoh sumber makanan : wortel, jeruk, pepaya, kuning telur, madu, labu, nanas, paprika kuning, kentang, dsb.

Kandungan nutrisi :  warna kuning pada buah dan sayur biasanya diwarnai dengan pigmen alami tumbuhan yang disebut karotenoid. Beta-karoten dalam kentang, labu dan wortel diubah menjadi vitamin A, yang dapat membantu menjaga selaput lendir dan mata agar tetap sehat. Para ilmuwan juga menemukan bahwa makanan yang kaya akan karotenoid dapat membantu mengurangi risiko kanker, penyakit jantung, dan dapat meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, sayur dan buah berwarna kuning juga kaya akan kalium, mangan, vitamin C, dsb.

4. Ungu dan biru

Contoh sumber makanan : ubi ungu, terong, anggur, blackberry, blueberry, kismis, spirulina, dsb.

Kandungan nutrisi : warna biru atau ungu pada sayuran dan buah disebabkan oleh pigmen tumbuhan alami yang disebut antosianin.  Antosianin adalah antioksidan yang sangat kuat yang dapat melindungi sel dari kerusakan. Selain itu juga dapat membantu mengurangi risiko kanker, stroke, penyakit jantung, melindungi sel-sel otak, memperkuat daya ingat, mencegah anemia, serta memperkuat tulang.

5. Cokelat

Contoh sumber makanan : coklat, teh, dsb.

Kandungan nutrisi : makanan dengan warna coklat seperti di atas sangat kaya akan asam amino esensial dan antioksidan, seperti flavonoid. Senyawa ini berperan menurunkan kadar kolesterol, sebagai zat antikanker, dan melindungi jantung.

6. Hitam

Contoh sumber makanan : tinta cumi-cumi, cincau hitam, dsb.

Kandungan nutrisi : Makanan dengan warna hitam seperti di atas sangat kaya akan kalsium, fosfor, zat besi, serat, antioksidan, dan mengandung protein tinggi untuk pembentuk jaringan tulang gigi, pertumbuhan sel baru, serta memelihara sistem pencernaan.

7. Putih

Contoh sumber makanan : sawi putih, bawang putih, kembang kol, lobak, dsb.

Kandungan nutrisi : warna putih pada  buah dan sayur diwarnai oleh pigmen yang disebut antosantin.  Mengandung zat seperti allicin, yang dapat membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah, serta dapat membantu mengurangi risiko kanker perut dan penyakit jantung.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *