5 ALASAN MENGAPA TAK KUNJUNG HAMIL

Kapan ya, aku hamil? Ngga ada masalah, tapi kok ngga hamil juga? Duh, negatif lagi! 

Apakah saat ini Anda tengah mengusahakan kehadiran si buah hati di dalam keluarga Anda, dan belum kunjung hamil? Sudah periksa ke dokter dan hasil tes menunjukkan Anda berdua sehat-sehat saja, namun belum ada tanda-tanda Anda hamil?

Ya, saya yakin, bagi Anda yang kini tengah menantikan hadirnya buah hati di rumah Anda, Anda pasti merasakan kegalauan yang sangat. Belum lagi bila orang-orang di sekitar Anda selalu mempertanyakan mengapa Anda belum hamil juga, atau ibu mertua Anda selalu mengungkapkan rasa rindunya untuk segera menimang cucu. Belum lagi, saat Anda menonton TV, dan Anda melihat bayi-bayi lucu nan menggemaskan tengah menatap Anda dalam iklan popok bayi atau sabun bayi. Atau saat teman-teman Anda justru tengah menanti kelahiran anak kedua, ketiga, atau selanjutnya…

Namun, tahukah Anda bila rupanya ada beberapa alasan yang “menyabotase” peluang Anda untuk hamil? Ya, Anda mungkin terkejut, namun demikianlah faktanya yang sering terjadi.

Stress

Mengatakan “aku sedang mencoba untuk hamil” saat teman-teman atau keluarga mempertanyakan Anda dan keterlambatan Anda untuk hamil terasa mudah diucapkan daripada benar-benar melakukannya. Namun faktanya, bila Anda tertekan atau stress, baik itu karena permasalahan pribadi Anda atau karena beban pekerjaan Anda yang super padat, Anda akan lebih sulit untuk hamil. Keseimbangan dan ketenangan adalah salah satu kunci untuk cepat hamil. Anda harus menghindari stress, atau harus segera mencari solusi untuk meredakan tekanan yang Anda hadapi.

Keluar dari pekerjaan, mengambil cuti, atau menghentikan bisnis Anda untuk mengambil liburan dan melakukan program kehamilan juga sebenarnya tidak dapat membantu banyak. Apalagi bila dalam pikiran Anda, Anda mengatakan, “aku harus bisa hamil saat ini juga”, maka hal itu justru akan menambah deretan rasa tertekan yang Anda rasakan. Tetap tenang, ambil kelas konsultasi dengan dokter Anda atau terapis Anda, ikuti kelas yoga atau meditasi, rutin berenang, dan sedikit kurangi aktivitas-aktivitas yang tidak terlalu penting bagi Anda.

Kurang tidur

Tidur lebih awal dan memiliki waktu tidur yang cukup memang salah satu jurus jitu bagi Anda agar tidak terlambat meeting esok pagi. Namun, tidur awal dan cukup tidur juga salah satu alasan Anda untuk bisa cepat hamil. Ketika Anda kurang tidur, maka kekebalan tubuh Anda sedikit demi sedikit akan menurun, dan Anda menjadi lebih mudah terserang penyakit. Bagi wanita, infeksi bisa mempengaruhi siklus reproduksi. Karena kurang tidur umumnya membuat kita lebih cepat stress dan cemas, dan kondisi yang tidak seimbang ini dapat menunda haid datang. Dan itu tandanya, siklus reproduksi kita terganggu. Dan tidak hanya bagi wanita, bagi pria, saat sakit akibat menurunnya kekebalan tubuh dan membuat tubuh mudah terinfeksi penyakit, demam tinggi dapat menyebabkan kualitas sperma menjadi rusak, meski ini sifatnya hanya sementara.

Masalah berat badan

Seorang wanita yang terlalu kurus atau terlalu gemuk mungkin memiliki kesulitan yang lebih untuk bisa segera hamil. Tubuh yang terlalu kurus karena kekurangan gizi dapat menurunkan kemampuan tubuh untuk berovulasi dengan baik. Namun, tubuh yang terlalu gemuk juga dapat memiliki dampak yang cukup signifikan dalam masalah kesuburan Anda. Banyak pakar kesehatan reproduksi yang menyatakan bahwa berat badan yang berlebih dapat mempengaruhi kesempatan Anda untuk mendapatkan kehamilan, bahkan meski ovulasi Anda tetap teratur. Karena itu, jaga keseimbangan berat badan Anda, agar tidak terlalu jauh dari BMI (body mass index). Pola makan yang seimbang dan diet yang sehat serta olahraga yang cukup dapat menyeimbangkan sistem hormon dalam tubuh Anda.

Bingung siklus

Banyak wanita yang tidak memahami siklus haidnya sendiri. Umumnya, wanita hanya tahu bahwa siklus haid itu 28 hari. Padahal, setiap wanita memiliki siklus haid yang berbeda-beda, dan itu terkadang berubah. Panjang siklus setiap wanita itu bervariasi panjangnya. Dan banyak wanita mengira masa subur atau masa ovulasi mereka terjadi saat 2 minggu setelah haid. Ya, itu berlaku bagi wanita yang memiliki siklus haid 28 hari. Sedangkan bagi yang siklus haidnya lebih dari 28 hari, maka masa ovulasi itu terjadi 2 minggu sebelum masa menstruasi.

Cara yang paling mudah adalah dengan menghitung masa subur Anda. Dengan mengetahui masa subur Anda, Anda akan tahu kapan Anda bisa mulai gencar melakukan hubungan seksual. Namun, karena sperma dapat bertahan selama 3 hari di dalam tubuh, maka itu bukan berarti Anda hanya bisa melakukan hubungan seks di satu tanggal masa subur Anda saja. Melainkan Anda bisa melakukannya sesering mungkin di masa subur itu tadi. Dan yang cukup penting untuk diketahui, penggunaan pelumas saat berhubungan seksual dapat menurunkan motilitas (pergerakan) dan perpindahan sperma. Karena itu, tidak disarankan menggunakan pelumas jika Anda ingin segera hamil.

Persiapan diri

Mulai saat ini, jika Anda sedang menjalankan program kehamilan, Anda bisa menyingkirkan pikiran-pikiran negatif dan mencoba untuk lebih berpikiran positif. Karena ada hubungannya antara pikiran Anda dengan hormon-hormon dalam tubuh Anda. Dan untuk itu, coba buat persiapan untuk program kehamilan Anda selama 1 tahun ke depan. Ubah pola hidup Anda yang selama ini kurang teratur menjadi lebih teratur dan lebih sehat. Singkirkan junkfood dan makanan instan lainnya, beralihlah ke makanan-makanan sehat dan sayuran-sayuran segar.

Olahraga teratur, dan hindari hal-hal yang dapat menyebabkan Anda frustrasi dan stress. Bila perlu, lakukan konseling atau konsultasi dalam periode tertentu dengan dokter Anda untuk mendapatkan saran-saran serta panduan untuk mendapatkan kehamilan Anda.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *