APAKAH AKU HAMIL?

Sering kali mual-mual, pusing, dan telat haid menjadi patokan para wanita sebagai tanda awal kehamilan. Padahal, belum tentu demikian. Bisa jadi karena stress, atau masuk angin biasa.

Hamil dan menjadi seorang ibu, adalah hal yang paling dinantikan oleh wanita yang sudah menikah dan mendambakan hadirnya buah hati. Tapi, apakah setiap wanita sudah mengetahui tanda-tanda awal kehamilannya? Ternyata tidak juga.

Banyak diantaranya yang baru menyadari setelah perut semakin membesar, bahkan seburuk-buruknya saat terjadi kasus keguguran karena disangka haid biasa.

Seorang teman pernah melakukan tes dengan menggunakan test pack sebanyak 8 kali saat ia merasa mual dan pusing. Dan hasilnya gagal, negatif.

Lalu, apa saja tanda-tanda awal kehamilan itu?

Terlambat haid. Bagi wanita yang biasa haid teratur, gampang saja untuk segera melakukan tes kehamilan. Misalnya, sudah telat 2 atau 3 minggu dari jadwal siklusnya, segera lakukan tes untuk memastikan dan segera mengambil tindakan jika memang positif hamil. Tapi, jika haid tidak teratur, tunggulah sampai kira-kira 1 bulan, baru lakukan tes. Terutama jika ada tanda-tanda lain.

Morning sickness. Mual dan muntah di pagi hari juga merupakan tanda awal kehamilan. Namun, jangan keliru dengan mual dan muntah karena masuk angin biasa. Bedanya, mual dan muntah karena hamil biasanya kontinyu sampai kira-kira bulan ketiga kehamilan. Mual dan muntah karena hamil ini disebabkan oleh HCG (Human chorionic Gonadotrophin). Nah, jika sampai trimester kedua mual dan muntah ini masih Anda jumpai, segera periksakan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dada sakit dan payudara membesar. Saat hamil, payudara biasanya membesar dan terasa lebih lembut, sehingga menjadi lebih sensitif. Kondisi demikian akhirnya membuat payudara menjadi nyeri dan sakit saat disentuh. Puting susu akan membesar dan lebih gelap, dan kadang-kadang menjadi gatal.

Flek dan kram perut. Flek ini disebabkan oleh implantasi (implantation bleeding) atau menempelnya embrio pada dinding rahim. Munculnya flek pada saat kehamilan kadang disalahartikan sebagai menstruasi. Dan biasanya flek ini diikuti oleh kram perut. Kram perut pada kondisi terjadinya kehamilan akan terjadi secara teratur. Dan kondisi kram perut ini,  akan terus berlanjut sampai kehamilan trimester kedua, sampai letak uterus posisinya berada ditengah dan disangga oleh panggul.

Sering buang air kecil. Saat hamil, biasanya wanita akan menjadi lebih sering buang air kecil. Ini disebabkan janin yang tumbuh di rahim menekan kandung kemih dan akibat adanya peningkatan sirkulasi darah. Selain itu kandung kemih lebih cepat dipenuhi oleh urine dan keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih sering. Peningkatan rasa buang air kecil juga disebabkan oleh peningkatan hormon kehamilan. Jangan sering menahan-nahan kencing, dan jangan sampai dehidrasi karena kurang cairan.

Cepat lelah dan pusing. Ibu hamil biasanya akan mengalami cepat lelah, sering mengantuk, dan pusing-pusing. Ini disebabkan karena gangguan hormonal serta peningkatan kinerja organ tubuh. Karena saat hamil, organ tubuh ibu tidak hanya bekerja untuk ibu saja, tapi juga mensupport perkembangan dan pertumbuhan janin.

Namun, patut kita ketahui bersama, bahwa tidak setiap ibu hamil mengalami tanda-tanda awal kehamilan yang sama. Ada gelaja-gejala tambahan, seperti sariawan, sembelit, banyak meludah, dsb. Semuanya bersifat pribadi. Kurun waktunya pun tergantung masing-masing individu. Ada yang tidak merasakan tanda apa-apa, ada yang mengalami hiperemesis sampai bulan ketiga, ada yang bahkan selama 9 bulan harus full bed rest di tempat tidur tanpa aktivitas berat.

 

Gambar : Rumah Bunda

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *