MENGENAL CEREBRAL PALSY

cerebralpalsy

Cerebral Palsy adalah suatu kelainan atau gangguan kontrol terhadap fungsi motorik dalam susunan saraf pusat (otak) yang sedang berkembang. Gangguan ini umumnya terjadi pada masa perkembangan anak dalam kandungan (75 %), saat proses kelahiran (15 %), atau pasca kelahiran (15 %). Kelainan ini bersifat kronik dan tidak progresif akibat dari kecacatan pada jaringan otak yang belum selesai pertumbuhannya.

Dan hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab cerebral palsy ini. Ada banyak dugaan yang muncul, seperti misalnya bayi lahir prematur sehingga otak belum berkembang sempurna, adanya cacat tulang belakang, terinfeksi bakteri atau virus, dsb.

Kerusakan otak bukan hanya berakibat pada keadaan fisik anak, tetapi  bisa berakibat pula pada penglihatan, perkembangan mental, gangguan bicara dan pendengaran,  gangguan intelegensi, kelambatan perkembangan motorik, kelumpuhan, bahkan dalam beberapa kasus anak juga menderita kejang.

Penemu pertama penyakit ini adalah William John Little pada tahun 1843, namun ia masih menyebutnya dengan istilah Cerebral Diplegia. Sedangkan orang yang pertama kali menggunakan istilah Cerebral Palsy adalah Sir William Olser.

Pengidap penyakit ini kebanyakan adalah laki-laki. Sebuah penelitian mengemukakan bahwa 25 % pengidap penyakit CP mempunyai intelegensi rata-rata (normal), sedangkan 30 % menunjukkan IQ di bawah 70. 50 % pengidapnya mengalami gangguan bicara, dan 35 % di antaranya disertai kejang.

 

 

Dari berbagai sumber.

Leave a Reply