SEKILAS TENTANG ORGASME
Saat yang paling dinantikan dan diharapkan oleh setiap pasangan suami istri yang melakukan hubungan intim adalah fase orgasme, atau sering kali kita menyebutnya sebagai klimaks. Sebenarnya, apa itu orgasme?Dan mengapa orgasme terkesan menjadi sangat penting dalam setiap hubungan suami istri?
Orgasme adalah cara tubuh kita dalam merespon kegiatan seksual. Ketika orgasme terjadi, tubuh menegang dan darah mengalir ke daerah genital. Kemudian, otot-otot di daerah genital berkontraksi untuk melepaskan ketegangan. Hasil dari kontraksi tersebut mengakibatkan sensasi kenikmatan yang tinggi dan biasanya hanya berlangsung selama beberapa detik.
Namun, orgasme yang terjadi pada masing-masing orang berbeda. Kadang-kadang, sensasi tersebut terasa seperti gelombang yang sangat dahsyat dan meletup-letup. Namun, bisa juga hanya seperti sedikit sentakan ringan dan lebih halus.
Orgasme pada pria dan wanita pun berbeda. Sebagian besar pria dapat memperoleh orgasme atau kenikmatan ini pada setiap kali hubungan seksual. Tapi, wanita tidak. Beberapa wanita bisa memperoleh lebih dari satu kali orgasme dalam satu kali hubungan seksual (orgasme berulang). Tapi, ada wanita yang bahkan tidak memperolehnya sama sekali. Semua ini bergantung pada beberapa faktor; suasana hati, psikologis, keadaan fisik, dan juga rangsangan yang diterima dari pasangan.
Pada pria, fase orgasmik biasanya ditandai dengan ejakulasi, yakni keluarnya cairan semen (sperma). Sedangkan pada wanita, kebanyakan tidak mengalami ejakulasi semacam itu. Namun biasanya mereka mengalami kontraksi pada bagian genital yang kemudian ini menimbulkan sensasi kenikmatan yang menyebar hingga pinggul.
Kegagalan mencapai klimaks ini ternyata bisa berakibat fatal bagi keharmonisan suami istri. Namun, patut kita ketahui pula, meski begitu hal tersebut bukanlah hal yang dapat didapuk sebagai tujuan utama dari sebuah hubungan seksual. Bagi kebanyakan wanita, yang utama bukanlah fase orgasmiknya-meski mereka menyukainya dan mengharapkan hal tersebut sama besarnya-, melainkan perasaan dicintai dan disayangi dari pasangan mereka.
Note : tulisan ini dibuat bukan untuk tujuan pornografi atau melegalkan perzinahan. Ini hanyalah sebagai sumber informasi dan sarana berbagi ilmu bagi yang sudah menikah atau hendak menikah (sebentar lagi menikah). Di luar itu, kami tidak bertanggungjawab atas penyimpangan-penyimpangan yang terjadi. Terimakasih.















