TIPS MEMILIH BUAH

Saat kita pergi ke toko buah, pasar, atau swalayan untuk membeli buah-buahan segar, maka kita perlu teliti dan cermat dalam memilih buah-buahan tersebut untuk bisa dikonsumsi keluarga. Memilih buah dengan kualitas yang terbaik itu sangat penting. Karena buah-buahan itu macamnya banyak dan kualitasnya pun beragam, kita harus benar-benar cerdas agar tidak tertipu oleh pedagang nakal atau salah memilih sendiri.

Nah, berikut ini ada beberapa tips untuk memilih buah :

1. Pisang

Pisang adalah salah satu jenis buah yang cepat matang. Pada umumnya, pisang banyak menghasilkan gas ethylene yang dapat mempercepat proses pematangan. Penyimpanannya sebaiknya di tempatkan pada kantong kertas yang ditutup bagian atasnya. Jangan lupa untuk rutin mengecek untuk menghindari buah menjadi busuk. Buah pisang yang baik berwarna kuning atau hijau tanpa ada bercak atau bintik kecoklatan. Ketika sudah masak sempurna, sebaiknya diletakkan saja di meja. Memasukkan pisang ke dalam kulkas bisa membuat kulit pisang menjadi gelap, meski rasanya masih tetap enak.

2. Jeruk

Memilih jeruk juga menjadi cukup sulit, karena selama ini kita berpatokan pada warna kulit dan teksturnya saja. Padahal, saat memilih jeruk, kita harus memilih yang tidak lembek dan berkulit mulus. Dan sebaiknya memilih jeruk dengan ukuran yang kecil, karena rasanya biasanya lebih manis dengan asam yang baik. Sering kali, buah yang lebih besar rasanya manis namun hambar, atau malah tidak manis sama sekali. Karena jeruk ini dipetik saat sudah matang, maka segera simpan dalam kulkas agar dapat bertahan lama.

3. Apel

Apel yang berkualitas bagus seharusnya keras saat ditekan dan renyah saat digigit. Meski tentu saja saat kita memilih buah, kita tidak bisa menggigitnya, kita tetap bisa melihat kualitasnya dari kulit dan tingkat kekerasannya. Jika permukaan buah dapat dengan mudah ditekan, atau kulitnya sudah berkeriput-keriput, maka sebaiknya jangan dipilih. Pilih yang buahnya keras dan kulitnya mulus, dan segera masukkan ke lemari pendingin untuk menjaga kesegarannya.

4. Semangka

Memilih semangka yang bagus dengan rasa manis juga cukup sulit. Karena itu, saat memilih semangka, ketukkan jari ke buahnya. Jika terdengar suara bergema, maka insya Allah buah itu memiliki kualitas yang baik. Periksa juga titik bekas tangkainya. Jika warnanya masih putih, berarti belum matang sempurna. Jika berwarna kuning, maka insya Allah itu pertanda bahwa buah sudah matang sempurna. Setelah dipotong, sebaiknya sisa buah dimasukkan ke dalam kulkas sambil ditutup permukaannya dengan plastik wrap/pembungkus khusus untuk menghindari keringnya buah.

5. Anggur

Anggur dipetik dalam keadaan masak dari pohonnya. Dan kondisi paling segar adalah saat anggur masih menempel di tangkainya, dan tangkainya masih berwarna hijau. Jangan pilih anggur yang sudah lembek, karena itu pertanad sudah hampir busuk. Segera masukkan kulkas untuk menjaga kesegaran buah.

6. Pir

Belilah buah pir saat ia masih keras dan diamkan sesaat dalam kantong kertas. Jika sudah terasa agak empuk saat ditekan, maka buah sebaiknya langsung dipindahkan ke kulkas atau dapat langsung dimakan.

7. Melon

Meski biasanya melon dijual dalam keadaan cukup keras pada kulitnya, terkadang ada juga sebagian buahnya yang belum matang secara sempurna. Karena itu pilihlah yang masih benar-benar keras dan kemudian matangkan sesaat di rumah dalam ruang dengan suhu yang baik. Jangan beli melon yang lembek  saat ditekan kulitnya.

8. Kiwi

Buah kiwi hampir selalu masak secara keseluruhan, namun proses masaknya perlahan. Jadi, belilah kiwi seminggu atau 3 hari sebelum digunakan. Pilihlah kiwi yang gemuk dan padat buahnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *