Mohon maaf, saat ini kami belum dapat melanjutkan sesi sharing dan konsultasi. Silahkan konsultasikan masalah anda ke Psikolog atau ahlinya, terimakasih.

ASI EKSKLUSIF UNTUK MASA DEPAN ANAK SEHAT

Anak-anak yang mendapatkan ASI selama masa penyusuannya ternyata memiliki tubuh yang lebih sehat dan kuat dibandingkan anak-anak yang sedikit (atau bahkan tidak) mendapatkan ASI atau disapih lebih awal. Di masa dewasanya, mereka cenderung tidak memiliki penyakit kronis. Sebab, semakin lama bayi mendapatkan ASI (di masa penyusuan-2th), ternyata semakin besar efek perlindungan yang ia dapatkan.

Apa saja manfaat pemberian ASI untuk membangun anak sehat di masa depan?

1. Mencegah obesitas. Sebuah penelitian di Amerika menemukan sebuah fakta bahwa bayi yang di masa penyusuannya tidak mendapatkan ASI dan hanya minum susu formula, ternyata di masa remajanya mereka cenderung mengalami kegemukan. Ketika seorang bayi menyusu dari ibunya, mereka belajar mengontrol kebutuhan makan mereka. Tubuh mereka secara otomatis “merekam” kapan dan berapa banyak makanan yang mereka butuhkan. Tentu saja, hal ini akan membangun kebiasaan atau pola makan yang sehat dan teratur.

2. Memiliki gigi dan rahang yang lebih baik. Bayi yang menyusu dari payudara ibunya, memiliki rahang yang lebih baik dan kuat. Mereka tidak membutuhkan perawatan ortodontik di masa remaja dan dewasanya. Mengapa bisa demikian? Karena ketika bayi menyusu, maka terjadi gerak yang kompleks antara otot wajah dan lidah. Hal ini meningkatkan perkembangan otot-otot wajah dan membentuk langit-langit mulut. Memiliki rahang baik dan kuat juga akan membantu mengurangi resiko mendengkur pada saat tidur.

3. Mengurangi resiko penyakit jantung. Memang belum banyak bukti yang bisa kita dapatkan dalam masalah kesehatan jantung ini. Namun, banyak ahli medis percaya bahwa penyusuan bayi yang sempurna akan mengurangi resiko penyakit jantung dan stroke di masa mendatang. Ini disebabkan karena susu formula memiliki kandungan kolesterol yang lebih tinggi daripada ASI. Dan beberapa penelitian menyebutkan bahwa orang dewasa yang ketika bayi hanya minum susu formula ternyata memiliki kadar kolesterol yang lebih tinggi.

4. Menurunkan resiko diabetes. Bayi yang mendapatkan ASI ternyata memiliki kecenderungan yang lebih kecil untuk mengidap diabetes mellitus di masa dewasanya. Para peneliti telah membuktikan bahwa menunda pemberian susu sapi pada bayi menurunkan resiko anak-anak terkena diabetes mellitus. Nah, jika Anda memiliki riwayat diabetes mellitus dalam keluarga Anda, para pakar medis menyarankan Anda untuk menunda pemberian susu sapi kepada bayi Anda.

5. Menurunkan resiko multiple sclerosis. Apa itu multiple sclerosis? Multiple sclerosis adalah penyakit otot degeneratif yang menyerang orang dewasa yang disebabkan oleh kerusakan myelin. Penyakit ini kurang umum di negara-negara yang tingkat menyusuinya tinggi.

6. Mengurangi resiko asma dan alergi. Studi menunjukkan bahwa menyusui menurunkan kemungkinan anak menderita alergi dan gejala asma. Komponen kekebalan ASI melindungi bayi dari alergi pada bulan-bulan pertama kehidupannya. Menyusui juga menunda pengenalan makanan yang berpotensi menyebabkan alergi, seperti susu sapi dan protein kedelai, sehingga kekebalan tubuh bayi menjadi lebih matang.

7. Penyakit lain seperti kanker, gangguan pencernaan, dll. Riset menunjukkan bahwa menyusui berperan dalam mencegah penyakit pencernaan, seperti kolitis ulseratif, serta kanker pada anak. Ini masuk akal karena ASI telah dirancang sedemikian rupa sehingga sesuai dengan kondisi lambung bayi, yang akan mencegahnya menderita penyakit-penyakit yang berasal dari makanan.

Nah, bagaimana? Anda siap memberikan ASI untuk bayi Anda?

Add a Comment

Mohon maaf, saat ini kami belum dapat melanjutkan sesi sharing dan konsultasi. Silahkan konsultasikan masalah anda ke Psikolog atau ahlinya, terimakasih.

Your email address will not be published. Required fields are marked *