Mohon maaf, saat ini kami belum dapat melanjutkan sesi sharing dan konsultasi. Silahkan konsultasikan masalah anda ke Psikolog atau ahlinya, terimakasih.

MANFAAT KOLOSTRUM BAGI BAYI

Kolostrum adalah ASI yang keluar pada periode akhir kehamilan hingga 3-4 hari setelah bayi Anda lahir. Warnanya abu-abu dengan sedikit kekuningan. Sering disebut juga sebagai premilk, karena keluar sebelum ASI matang.

Kolostrum ini memiliki manfaat yang luar biasa bagi bayi di awal-awal kelahirannya. Kolostrum dapat menjaga dan melindungi bayi, dan mengandung zat-zat yang dibutuhkan bayi. Selain itu, kolostrum juga mudah dicerna, sangat kaya protein, rendah lemak dan karbohidrat, serta mengandung sel-sel hidup yang dapat melindungi bayi dari berbagai virus dan bakteri.

Jumlah kolostrum ini sangat sedikit jika dibandingkan ASI matang. Yaitu hanya sekitar 1-3 sendok teh saja setiap kali bayi menyusu. Namun meski jumlahnya sangat sedikit, kolostrum memiliki kandungan yang sangat banyak dan bermanfaat. Diantara bahan atau kandungan yang terdapat dalam kolostrum adalah :

1. Imunitas. Bahan imunitas dalam kolostrum mampu memberikan proteksi pada bayi agar terhindar dari virus, bakteri, dan alergen.

2. Antibodi dan imunoglobin. Zat ini sangat bermanfaat untuk menghambat mikroorganisme yang masuk dalam usus agar tidak sampai masuk ke jaringan tubuh.

3. Laktoferin. Zat ini bermanfaat untuk mengangkut zat besi untuk sel darah merah, serta menjaga agar bakteri atau virus tidak menjadi ganas.

4. Proline rich polipeptide. Zat ini berfungsi untuk mengatur dan menunjang sistem kerja kelenjar timus, untuk kekebalan tubuh.

5. Lactalbumin. Bermanfaat untuk melawan sel-sel kanker.

6. Glikoprotein. Bermanfaat untuk melindungi faktor imun dan pertumbuhan ketika melewati saluran pencernaan yang asam.

Kolostrum dalam ASI ibu merupakan laksatif atau obat pencuci perut yang dapat membuang mekonium dari usus, serta memecahkan bilirubin yaitu zat yang dapat membuat bayi menjadi kuning.

Pada masanya, sekitar 2 minggu setelah persalinan, kolostrum ini akan berubah menjadi ASI matang seperti yang kita ketahui warna dan sifatnya selama ini.

Nah, para ibu, jangan lupa untuk melakukan inisiasi menyusui dini ya!

 

Add a Comment

Mohon maaf, saat ini kami belum dapat melanjutkan sesi sharing dan konsultasi. Silahkan konsultasikan masalah anda ke Psikolog atau ahlinya, terimakasih.

Your email address will not be published. Required fields are marked *