Mohon maaf, saat ini kami belum dapat melanjutkan sesi sharing dan konsultasi. Silahkan konsultasikan masalah anda ke Psikolog atau ahlinya, terimakasih.

BELAJAR KOMPUTER YUK, NAK!

Si kecil Aisyah senang sekali “menonton” bundanya yang sedang asyik ber-facebook ria di depan komputer. Tak jarang, tangannya ikut memencet ini itu sampai akhirnya komputer sang bunda sering hang. Wah…wah…mau ikutan pakai komputer ya, Nak?

Anak-anak menaruh minat dan ketertarikan yang besar terhadap benda-benda yang bisa menyala, bergerak-gerak, dan menimbulkan suara. Mereka sangat ingin tahu. Apalagi, jika mereka melihat orangtuanya pun asyik dengan benda tersebut. Mereka ingin mencoba dan merasakan keasyikan yang sama.

Sayangnya, sering kali, sebagai orangtua kita melarang mereka untuk “dekat” dengan perangkat komputer. Terutama saat kita sedang bekerja. Tentulah tak ingin data yang sedang kita buat hilang hanya karena si kecil memencet tombol yang salah. Atau, kita takut mereka tersetrum listrik. Yah, itu hal yang wajar. Apalagi, komputer atau laptop adalah barang yang mahal. Sampai-sampai, kita sering menyebut anak-anak yang ingin tahu ini sebagai anak usil atau si tukang utik-utik.

Tetapi, apakah kita akan terus menghalanginya untuk ingin tahu? Tentu tidak. Justru jika perlu, kita harus membantunya berkembang. Mengapa? Karena komputer adalah sarana yang bagus dan baik bagi mereka untuk belajar.

Untuk anak batita, Anda bisa mendudukkannya bersama Anda dan menonton acara binatang dari DVD. Bisa juga memperlihatkan gambar-gambar binatang dan alam yang ada di komputer Anda. Sesekali ijinkan ia untuk memencet keyboard atau mengarahkan mouse untuk mengganti gambar. Namun, sebelumnya, tutup dan simpan data penting Anda, lalu beritahu dan tegaskan tombol apa yang tidak boleh ia pencet hingga menyebabkan gambar atau komputer menjadi hang.

Untuk anak yang lebih besar, Anda bisa memperkenalkan program atau permainan edukatif bagi mereka. Misalnya, program mengenal alfabet, program menggambar, atau puzzle-puzzle. Upayakan kenalkan permainan yang edukatif terlebih dahulu kepada mereka. Mengapa? Karena jika anak-anak terbiasa bermain game yang tidak memiliki unsur edukatif, mereka bisa kecanduan. Dan itu tentu tidak baik, karena hanya akan lebih banyak membuat mereka menghabiskan waktu yang sia-sia.

Perlukah megajari mereka tentang perangkat-perangkat komputer? Secara mendetail mungkin belum perlu. Mereka bisa belajar sesuai dengan perkembangan usianya. Tapi, Anda bisa mengajarkannya secara singkat tentang nama dan kegunaan perangkat tersebut. Ini menghindarkan mereka dari bahaya setruman atau merusakkan komputer Anda.

Belajar komputer yuk, Nak!

Add a Comment

Mohon maaf, saat ini kami belum dapat melanjutkan sesi sharing dan konsultasi. Silahkan konsultasikan masalah anda ke Psikolog atau ahlinya, terimakasih.

Your email address will not be published. Required fields are marked *