BELAJAR MEMBACA SEJAK DINI

Sebagai orangtua, kita tentu sangat ingin putra-putri kita pintar membaca dan menulis sedini mungkin. Bahkan, sering kali hal ini menjadi obsesi tersendiri yang menyebabkan kita terburu-buru dan terkesan memaksa anak untuk mau mengikuti bimbingan belajar baik itu di sekolah formal maupun di rumah. Tidak sadar, kita menuntut mereka untuk cepat hafal berbagai huruf dan angka, kemudian mampu mengejanya dengan benar. 

Padahal, bisa jadi cara kita tersebut justru membuatnya merasa tertekan dan akhirnya mogok belajar. Dan tidak menutup kemungkinan anak-anak malah merasa trauma dan tidak mau lagi belajar membaca.

Belajar membaca dan menulis memang bisa dimulai sejak dini. Bahkan bayi pun bisa kita ajari membaca. Namun, tentu ada beberapa hal yang harus kita pershatikan sebelum mengajari mereka membaca dan menulis.

Apa sajakah itu?

  1. Lakukan secara bertahap dan tidak tergesa-gesa. Karena anak-anak pada umumnya belum dapat berkonsentrasi, kita sebagai orangtua yang dituntut untuk lebih bersabar.
  2. Belajar sambil bermain. Dunia anak-anak adalah bermain. Mereka cenderung tidak bisa diam di satu tempat dalam waktu yang lama dan selalu ingin bergerak kesana kemari. Maka jadilah orangtua yang cerdas. Yakni mampu menggabungkan unsur pembelajaran dalam permainan mereka.
  3. Jangan tetapkan terlalu banyak target. Maksimal, dalam satu hari kita hanya mengajarkan 3 huruf atau 3 kata saja. Jika terlalu banyak, mereka akan cenderung jenuh dan bosan.
  4. Jangan menambah materi sebelum mereka benar-benar hafal dan menguasainya.
  5. Lakukan kegiatan dengan rileks dan santai. Anak-anak tidak bisa kita paksa untuk serius seperti orang dewasa. Kegiatan belajar haruslah sesantai dan semenyenangkan mungkin bagi mereka. Jika mereka telah merasa enjoy, tentunya akan sangat mudah mengajak mereka untuk belajar lagi.

Yang terpenting dari semua itu adalah bagaimana membuat anak merasa bahwa kegiatan belajar adalah kegiatan yang sangat menyenangkan, seperti bermain. Kita bisa mencari berbagai metode dan variasi dalam mengajari mereka membaca. Yang jelas, jangan sampai anak merasa bosan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *