Mohon maaf, saat ini kami belum dapat melanjutkan sesi sharing dan konsultasi. Silahkan konsultasikan masalah anda ke Psikolog atau ahlinya, terimakasih.

BILA SI DIA DILANDA "BAD MOOD"

Anda tentu pernah mengalami masa-masa bad mood, bukan? Dalam situasi tersebut, Anda merasa malas mengerjakan sesuatu, tidak bersemangat, tidak bergairah melakukan apapun, malas menanggapi apapun, mudah emosi, murung, dsb. Apa yang Anda butuhkan pada saat itu? Pengertian. Benar kan? Anda butuh dimengerti pada saat itu. Entah itu berwujud sikap yang mendengarkan segala tumpahan rasa Anda, belaian, pelukan, atau mungkin sikap menjauh sementara sampai Anda merasa baikan.

Begitu juga pada saat pasangan Anda tiba-tiba berubah dan tampak murung, serta malas menanggapi Anda. Jangan buru-buru terbawa emosi, bisa jadi memang mood-nya sedang buruk pada saat itu. Jika Anda terbawa emosi, keadaan Anda dan si dia bisa bertambah parah. Dan hal kecil yang seharusnya bisa terabaikan sejenak bisa menjadi besar.

Bad mood itu bisa datang hanya karena hal-hal sepele, seperti misalnya kopi yang tumpah di pagi hari, atau rindu yang tiba-tiba datang pada seseorang yang telah pergi dari kehidupan kita. Kenali tanda-tandanya saat si dia sedang bad mood :

  • raut wajah berubah, tidak ceria, tampak murung, dan pelit senyum
  • perilakunya tampak malas-malasan dan enggan, dan ia tampak mengabaikan Anda
  • kata-katanya tak seperti dirinya yang biasanya, kadang-kadang menjadi lebih ketus, dan juga singkat
  • perhatikan responnya dalam berkomunikasi, biasanya menjadi lebih “dingin” dan malas

Di dunia ini tidak ada orang yang ingin moodnya menjadi buruk. Tidak ada. Bahkan seringkali orang yang sedang dilanda bad mood pun bingung jika ditanya alasan mengapa ia tiba-tiba berubah menjadi tidak seperti biasanya. Dan Anda yang “normal”, diharapkan untuk lebih mengerti keadaannya.

Apa yang sebaiknya Anda lakukan?

  • Berikan ia waktu bagi dirinya sendiri untuk menyelesaikan masalah yang dialaminya
  • Jangan pernah berpikir bahwa Anda dapat memberinya solusi pada saat itu juga
  • Menjauh sejenak, dan lakukan hal-hal yang dapat menyenangkan hati Anda. Lupakan bahwa ada orang di rumah yang sedang uring-uringan. Ini cara terbaik untuk menjaga hati Anda agar tidak ikut uring-uringan
  • Biarkan sampai ia kelelahan dengan masalah hatinya sendiri, dan dekati ia pada saat ia tampak lebih siap untuk terbuka pada Anda
  • Ajaklah ia bicara baik-baik, dan tanyakan apakah ia membutuhkan bantuan Anda untuk menyelesaikan permasalahannya

Kunci dari semua ini adalah sikap saling mengerti dan saling memahami antara Anda dan pasangan Anda. Jika Anda atau pasangan Anda termasuk orang yang sulit untuk membaca bahasa tubuh dan juga berbicara langsung, Anda berdua dapat menggunakan simbol-simbol sebagai penanda. Saya sering menyebutnya, bendera emosi atau emotiflags.

Ya, dengan menggunakan bendera-bendera kecil, Anda dapat mengungkapkan perasaan Anda atau memberi tanda tentang suasana hati Anda pada pasangan. Misalnya, bendera merah tandanya Anda sedang marah atau kesal, bendera kuning tandanya Anda butuh perhatian ekstra, bendera hijau tandanya Anda sedang ceria atau asyik diajak bicara apapun, dsb. Anda bisa menyesuaikannya dengan kesepakatan Anda dan pasangan Anda.

Nah, bagaimana? Anda siap untuk lebih dapat memahami pasangan Anda?

 

Add a Comment

Mohon maaf, saat ini kami belum dapat melanjutkan sesi sharing dan konsultasi. Silahkan konsultasikan masalah anda ke Psikolog atau ahlinya, terimakasih.

Your email address will not be published. Required fields are marked *