Mohon maaf, saat ini kami belum dapat melanjutkan sesi sharing dan konsultasi. Silahkan konsultasikan masalah anda ke Psikolog atau ahlinya, terimakasih.

JIKA BUNDA HARUS MENITIPKAN SI KECIL

Sebaik-baik pengasuhan anak adalah pengasuhan orangtua di rumah. Terutama ibu. Tapi, bagaimana jika keadaan tidak memungkinkan seorang ibu untuk full mengasuh anaknya di rumah?

Inilah salah satu dilemma yang banyak dialami oleh ibu yang bekerja di luar rumah. Yakni harus menitipkan anak pada orang lain, baik itu pada pengasuh, tetangga, tempat penitipan anak, atau pada saudara sendiri.

Menyerahkan pengasuhan anak pada orang lain jelas memiliki resiko. Sebab, setiap orang memiliki pola asuh dan latar belakang asuhan sendiri-sendiri. Pengasuhan orangtua jelas tidak akan sama persis dengan asuhan pengasuh atau nenek atau bahkan pengurus penitipan anak.

Karena itulah, sebelum orangtua memutuskan untuk menitipkan anaknya, orangtua harus menjelaskan secara detail pola asuhan anak selama di rumah. Pengasuh atau orang yang dititipi anak harus tahu benar kapan waktunya anak makan, waktunya tidur, mandi, bermain, dsb. Juga harus diberitahu apa yang tidak atau belum diperbolehkan untuk anak, dan mana yang sudah diperbolehkan untuk anak.

Jangan lupa untuk memberikan alasan mengapa aturan-aturan yang Anda kemukakan tersebut harus diberlakukan. Gunanya adalah keseragaman aturan. Agar anak lama-lama mengerti mana hal yang boleh dilakukan, nama yang tidak boleh dilakukan. Misalnya, anak Anda harus selalu tidur siang agar badannya tidak mudah lelah dan sakit. Maka aturan tersebut juga harus Anda tegaskan pada pengasuh atau orang yang Anda titipi.

Jika tidak ada pemberitahuan dan warning sebelumnya dari orangtua, bisa dipastikan anak-anak akan mendapatkan pengasuhan yang timpang, dan ini yang membuat anak menjadi bingung dalam bersikap.

Sebisa mungkin orangtua harus memastikan anak-anaknya dititipkan pada orang yang tepat. Jangan menitipkan anak-anak untuk diasuh oleh anak-anak pula. Misalnya, meminta anak tetangga yang baru berumur 12 tahun untuk menjaga batita Anda. Jelas itu sbeuah kesalahan besar.

Satu hal yang juga tidak boleh dilupakan adalah sejauh mana Anda memberikan wewenang kepada orang yang Anda titipi si kecil. Misalnya, pengasuh harus bisa bertindak tegas dan tidak mudah terkecoh oleh ulah anak yang menangis dan berguling-gulingan. Sebab, anak akan belajar bertaktik untuk menaklukkan pengasuhnya agar mau menuruti semua keinginannya, dan kemudian, berikutnya Anda.

Anda harus benar-benar memilih orang yang tepat dalam mengasuh si kecil. Jangan memilih pengasuh yang keras dan doyan marah. Apalagi pengasuh yang sama sekali tidak penyayang anak-anak.

Dan selain dari itu semua, inti yang paling pokok adalah, sesibuk apapun Anda, Anda adalah seorang ibu. Jangan biarkan karena kesibukan Anda membuat anak Anda menjadi kehilangan Anda. Jangan biarkan karena kurangnya intensitas komunikasi Anda dan si kecil menjadikannya lebih mencintai pengasuhnya daripada Anda, ibunya sendiri.

 

Add a Comment

Mohon maaf, saat ini kami belum dapat melanjutkan sesi sharing dan konsultasi. Silahkan konsultasikan masalah anda ke Psikolog atau ahlinya, terimakasih.

Your email address will not be published. Required fields are marked *