MENDIDIK ANAK UNTUK BERTANGGUNGJAWAB

Rasa tanggung jawab tidak tumbuh begitu saja dalam diri seseorang. Anak-anak yang tidak dilatih bertanggungjawab sedari kecil, tentu dewasanya tidak akan menjadi pribadi yang bertanggungjawab pula. Sebaliknya, anak-anak yang diajarkan dan dilatih untuk memiliki tanggung jawab sejak kecil, di masa mendatang mereka pun akan tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang bertanggungjawab.

Bagaimana caranya menumbuhkan rasa tanggung jawab pada anak-anak?

1. Memberikan tugas rumah tangga. Jika Anda berpikir anak-anak tidak boleh mengerjakan pekerjaan rumah tangga, Anda salah besar. Pekerjaan yang bagaimana dulu, harus kita pilah-pilah. Anak-anak bisa diserahkan tugas-tugas yang ringan, sesuai dengan umur dan kemampuannya. Anak balita misalnya, sudah bisa Anda ajari untuk bertanggungjawab atas kerapihan mainan-mainannya. Anak yang lebih besar bisa Anda serahi tugas membuang sampah, atau membantu Anda menyapu rumah, atau mencuci piring. Memberinya tugas rumah tangga adalah cara terbaik untuk menumbuhkan tanggung jawab. Dan ini sangat bermanfaat baginya di masa mendatang, yakni melatih keterampilan mendasar dalam tugas rumah tangga, jika kelak mereka memiliki rumah tangga sendiri.

2. Penguatan positif. Anak-anak biasanya mencari penguatan dan pembenaran dari orangtuanya atas apa yang mereka lakukan. Saat mereka berbuat sebuah kebaikan, mereka ingin orangtuanya melihat dan menghargai “kerja kereas” mereka. Untuk itu, tidak ada salahnya orangtua memberikan pujian kepada anak atas prestasi dan usaha keras mereka dalam berbuat kebaikan. Dengan demikian, anak-anak merasa dihargai, dan berikutnya mereka akan berusaha melakukan yang terbaik lagi.

3. Penghargaan akademis. Salah satu tanggung jawab yang paling penting bagi anak-anak adalah sekolah mereka. Pada dasarnya, sekolah adalah pekerjaan mereka. Nah, manakala mereka berhasil mencapai prestasi-prestasi, tidak ada salahnya kita memberikan penghargaan atau perayaan bagi mereka. Tidak harus selalu berwujud uang atau benda-benda. Anda bisa menuliskan sebuah surat mini berisi kebanggaan Anda terhadapnya. Anak-anak biasanya tersentuh dengan penghargaan-penghargaan sekecil apapun dari orangtua mereka.

4. Relawan dan kerja paruh waktu. Anak-anak bisa diajarkan menjadi relawan kecil-kecilan. Misalnya, membantu Anda mengumpulkan pakaian pantas pakai untuk sumbangan, atau mengumpulkan koin untuk disumbangkan ke panti asuhan. Untuk anak-anak yang lebih besar, remaja, misalnya, Anda bisa mengijinkannya untuk bekerja paruh waktu di rumah makan, atau tempat-tempat yang memungkinkan bagi anak seusianya. Kesempatan seperti ini sangat bagus untuk memupuk rasa tanggung jawabnya.

5. Membuka tabungan. Anda bisa membelikan anak-anak Anda celengan dengan bentuk yang lucu-lucu, dan meminta anak-anak untuk menabungkan uang mereka di sana. Dengan demikian, mereka bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan dari uang yang mereka sisihkan sendiri. Hal-hal kecil seperti ini sangat membantu untuk menumbuhkan tanggung jawab, dan mengurangi ketergantungan serta kebiasaan meminta-minta.

First published: 23/04/2010
Re-published: 29/01/2023
About bunda 426 Articles
Hai! Panggil saya Icha atau Bunda Fafa. Seorang perempuan biasa yang bangga menjadi istri dan ibu rumah tangga, dan ingin terus belajar untuk menjadi luar biasa dengan karya dan dedikasi. Saat ini saya berdomisili di Yogyakarta, bersama dengan suami saya tercinta, Mr. E, dan anak-anak kami, Fafa (2010) dan Faza (2014). Enjoy!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.